Blog Archive

5 Jenis Bunga Paling Aneh

Ketika Anda memikirkan bunga, Anda mungkin berpikir tentang taman penuh mawar atau bentangan lapangan hijau dihiasi dengan bunga daisy segar.
Sepertinya ada saat-saat ketika alam ingin kita menjadi kagum pada keanehan daripada keindahan.
1. The Naked Coral Tree – Erythrina coralloides



Erythrina coralloides juga dikenal sebagai Pohon Karang Api, ini adalah jenis pohon berbunga dalam keluarga kacang polong Fabaceae, bisa ditemukan berkisar dari negara bagian Arizona Amerika ke Oaxaca di Meksiko. Tanaman ini mempunyai kelopak yang keras berwarna merah, terlihat seperti terumbu/karang, tempat biasanya tumbuh di tengah padang pasir.
2. Enter the dragon – Darcunculus vulgaris



Tampak seperti sesuatu dari film fiksi ilmiah, "Darcunculus vulgaris" yang juga dikenal sebagai Dragon Arum, Snake Lily atau Voodoo Lily. Aslinya di ditemukan di Yunani dan selatan bagian barat dari Anatolia. Baru-baru ini diperkenalkan juga ke Amerika, dapat ditemukan di Oregon, California dan Tennessee. Spesies ini memiliki kerudung ungu besar dan bergagang. Memiliki bau sangat tidak menyenangkan setidaknya bagi manusia. Lalat menyerbuki tanaman ini seperti perangkap mereka dengan cahaya perbungaan malam dan di pagi hari serangga terbang penuh dengan tepung sari.
3. Rafflesia



Rafflesia adalah bunga parasit yang ditemukan oleh Sir Thomas Stamford Raffles pada tahun 1818 selama ekspedisi melalui hutan hujan Indonesia. Bagian dari tanaman yang terlihat selain batang rambat adalah bunganya. Bunga memiliki lima kelopak bulat besar dan dapat tumbuh hingga lebih dari 100 sentimeter. Bau Rafflesias seperti daging busuk, ini adalah taktik untuk menarik serangga seperti lalat atau bangkai kumbang untuk tujuan penyerbukan.
4. Strange fruit – Barringtonia asiatica



Barringtonia asiatica juga dikenal sebagai Pohon Racun Laut berasal dari Samudera Hindia. Pinggiran yang runcing menyerupai kelopak menyerupai sesuatu yang Anda biasa temukan pada lampu lava. Ukuran tengah pohon yang tumbuh dari kelopak bunga menghasilkan buah yang hampir berbentuk kotak.
5. Furry but strange – Stapelia grandiflora



Jika Anda membuang tanaman karena mereka tidak berbulu dan menyenangkan untuk dilihat maka Anda akan menemukan setengah kriteria tersebut di grandiflora Stapelia yang berasal dari Afrika Selatan. Disebuat juga sebagai Bunga Carrion dan Giant Zulu, tanaman ini memiliki tampilan yang berbulu lembut yang berfungsi untuk menarik minat serangga untuk penyerbukan mereka.
Klik sumber
Read more »

Ritual Pernikahan Tradisional Chio Tau



Yang disebut Chio Tau tak lain prosesi upacara pernikahan tradisional Peranakan Tionghoa. Prosesi pernikahan ini umumnya memang tak lagi dilakukan oleh pasangan pengantin modern, seiring terjadinya pergeseran budaya, keterbatasan biaya, lingkungan, dan lain sebagainya. Yang masih memelihara tradisi tata cara pernikahan Chio Tau ini adalah peranakan Tionghoa di daerah Tangerang dan Bekasi, terutama di kalangan komunitas peranakan yang tua. Bahkan dii daratan Tiongkok pun, konon berbagai ritual ini sudah punah.


Di Indonesia, Chio Tau juga merupakan seni dan budaya hasil asimilasi etnis Tionghoa di negeri ini. Chio Tau biasa dilaksanakan dengan berbagai ritual dan busana pengantin tradisional khas Peranakan Tionghoa, yang disebut Hwa Kun. Busana tradisional pengantin ini memiliki ciri khas berupa penggunaan riasan kepala dan belasan tusuk konde, daster hijau, serta kain merah bermotif dengan sulaman emas untuk pengantin perempuan. Bukti terjadinya proses asimilasi budaya tak lain pemakaian tusuk konde bunga bergoyang, yang diserap dari kebudayaan Betawi.

Bagian unik lainnya dari ritual pernikahan ini ada pada pemakaian busana pernikahan tersebut. Mempelai wanita akan dibantu seorang juru rias dan seorang kenek (pembantu juru rias) yang mempersiapkan sesaji hingga seluruh rangkaian acara selesai. Upacara dimulai dengan kedua orang tua perempuan yang dipimpin seorang juru rias, bersembahyang di depan meja Sam Kay (meja sesaji) untuk memohon restu dari Sang Pencipta. Setelah itu sembahyang dilanjutkan di dalam rumah, di depan meja leluhur. Setelah selesai, barulah cadar dipasangkan kepada mempelai wanita sebelum ia dijemput mempelai pria dan keluarganya.
Read more »