Blog Archive

Ponsel Andalan Kurang Laku, Pendapatan HTC Menurun


htcTiga ponsel HTC One, dari kiri ke kanan: HTC One S, HTC One X dan HTC One V

 

KOMPAS.com - Pabrikan smartphone asal Taiwan, HTC, hari Senin (6/8/2012) kemarin melaporkan penurunan pendapatan year-over-year untuk bulan Juli sebesar 45 persen. 

Bulan Juli tahun lalu HTC membukukan pendapatan 45,11 miliar dollar Taiwan, pada bulan yang sama tahun ini hanya 25 miliar dollar Taiwan.

Penurunan pendapatan itu disinyalir disebabkan oleh permintaan yang rendah terhadap lini smartphone "One" yang menjadi andalan HTC.

Laba HTC turun hampir 60 persen pada kuartal kedua tahun ini, menurut laporan yang dipublikasikan HTC pada awal Juli.

Minggu lalu, HTC juga telah mengumumkan bahwa tren penurunan ini akan terus berlanjut seiring dengan naiknya popularitas Samsung Galaxy S III yang menjadi pesaing produk-produk HTC.

Peluncuran iPhone generasi kelima dari Apple yang dijadwalkan pada bulan September mendatang diperkirakan akan semakin memperburuk keadaan.

HTC mengatakan bahwa pihaknya akan memfokuskan upaya pada sesedikit mungkin varian perangkat. Akan tetapi, HTC masih harus membagi perhatian pada tiga produk andalan dari seri One, sementara lawannya, Samsung, hanya perlu berkonsentrasi pada satu produk, yaitu Galaxy S III.

Akhir Juli kemarin HTC menutup kantornya di Seoul, Korea Selatan, menyusul hasil penjualan handset yang buruk di negara itu. Pasar handset di Korea Selatan didominiasi oleh pemain-pemain lokal seperti Samsung, LG, dan Pantech yang mendominasi 90 persen pasar.

HTC juga berencana keluar dari pasar ponsel di Brazil.

Read more »

Hartati Jadi tersangka, Demokrat Pasrah

Foto: (dok okezone)
Foto: (dok okezone)

JAKARTA - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman mengaku pasrah dengan ditetapkannya Hartati Murdaya sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap kepengurusan penerbitan surat Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.
 
"Saya sebagai dewan pembina ikut prihatin dan ikut sedih karena Hartati sebagai tersangka," ungkap Hayono kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Rabu (8/8/2012).
 
Partai Demokrat menghargai dan mendukung upaya KPK dalam memberantas korupsi tanpa tebang pilih.
 
"Kalau bersalah, kita tidak ada pilihan, tapi kalau tidak bersalah segera dipercepat statusnya. Kita serahkan kepada KPK," tukas Hayono.
 
Sebagaimana diberitakan, KPK menetapkan bos PT Hardaya Inti Plantation yang juga sebagai Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Siti Hartati Tjakra Murdaya atau lebih dikenal Hartati Murdaya sebagai tersangka.
 
"Saudari SHM sebagai tersangka selaku presiden direktur PT HIP diduga kuat sebagai orang yang melakukan pemberian uang sebesar Rp3 miliar kepada PNS sebagai penyelenggara negara yaitu bupati Buol," ujar Ketua KPK, Abraham Samad di kantornya.

(sus)

Read more »